PATUNG SINGO, ICON KOTA REYOG

Standar
PATUNG SINGO, ICON KOTA REYOG

Ayo ayoo liat singoo, suara anak kecil berloncatan dari dalam mobil. Merekapun semburat berlari dan mencoba mendekati patung singa yang berdiri megah di depan pendopo alun alun Ponorogo. Rombongan tersebut ternyata berasal dari Karas Magetan yang pulang dari menghadiri hajatan pernikahan di Trenggalek. “Sekalian mampir sambil liat keramaian alun alun Ponorogo mas”, ucap Pak Sutrisno (50) anggota rombongan.

Sejak di bangun dan diresmikan di tahun 1995, patung singa memang telah menjadi icon kota Reyog. Banyak warga baik dalam maupun luar kota Ponorogo yang datang untuk mengabadikan foto di tempat tersebut. Pada awalnya banyak kontroversi seputar pembangunan patung tersebut baik dari segi biaya maupun alasan lain seperti alasan keagamaan. Bupati Ponorogo saat itu yaitu Markoem Singodimedjo tetap melanjutkan pembangunan patung singo karena ingin membuat icon yang bisa menarik masyarakat untuk datang ke Ponorogo.

Kini kawasan Patung Singo dan Alun alun memang telah berkembang menjadi area hiburan rakyat yang cukup ramai. Banyak tersedia sarana hiburan rakyat seperti permainan untuk anak kecil. Aneka makanan, kaos dan cinderamata khas Ponorogo seperti topeng bujangganong banyak dijual di alun alun.

Info

1. Patung Singgo secara resmi bernama “Patung Kelono Sewandono dan Dewi Songgolangit Legenda Asal Mula Reyog Ponorogo”,diresmikan tanggal 26 Mei 1995 oleh gubernur Jatim saat itu Basofi Sudirman

2. Tariff parkir Rp 2000. Jika ingin sholat Silahkan ke Masjid Agung ponorogo yang terletak di barat alun alun.

Penulis : Muhammad Hamka Arifin

Foto: SHARE kalau dulur merasa orang PONOROGO !

PATUNG SINGO, ICON KOTA REYOG

Ayo ayoo liat singoo, suara anak kecil berloncatan dari dalam mobil. Merekapun semburat berlari dan mencoba mendekati patung singa yang berdiri megah di depan pendopo alun alun Ponorogo. Rombongan tersebut ternyata berasal dari Karas Magetan yang pulang dari menghadiri hajatan pernikahan di Trenggalek. “Sekalian mampir sambil liat keramaian alun alun Ponorogo mas”, ucap Pak Sutrisno (50) anggota rombongan.

Sejak di bangun dan diresmikan di tahun 1995, patung singa memang telah menjadi icon kota Reyog. Banyak warga baik dalam maupun luar kota Ponorogo yang datang untuk mengabadikan foto di tempat tersebut. Pada awalnya banyak kontroversi seputar pembangunan patung tersebut baik dari segi biaya maupun alasan lain seperti alasan keagamaan. Bupati Ponorogo saat itu yaitu Markoem Singodimedjo tetap melanjutkan pembangunan patung singo karena ingin membuat icon yang bisa menarik masyarakat untuk datang ke Ponorogo. 

Kini kawasan Patung Singo dan Alun alun memang telah berkembang menjadi area hiburan rakyat yang cukup ramai. Banyak tersedia sarana hiburan rakyat seperti permainan untuk anak kecil. Aneka makanan, kaos dan cinderamata khas Ponorogo seperti topeng bujangganong banyak dijual di alun alun.

Info

1. Patung Singgo secara resmi bernama “Patung Kelono Sewandono dan Dewi Songgolangit Legenda Asal Mula Reyog Ponorogo”,diresmikan tanggal 26 Mei 1995 oleh gubernur Jatim saat itu Basofi Sudirman

2. Tariff parkir Rp 2000. Jika ingin sholat Silahkan ke Masjid Agung ponorogo yang terletak di barat alun alun.

Penulis : Muhammad Hamka Arifin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s