berita terbaru rizta fransiska 17 juli

Standar

17 Juli 2013.
Mengungkap kasus pembunuhan
Frista Fransiska, 17, sama saja
dengan mencari ayah bayi
berumur tujuh bulan yang
dikandung siswi SMKN 1
Ponorogo ini. Polisi akhirnya
putar haluan dengan mengorek
keterangan teman pria korban
pembunuhan yang mayatnya
ditemukan di selokan kawasan
Srawungan, jalur utama
Ponorogo-Wonogi ri, pada Jumat
(12/7) malam lalu itu. Ada saksi
yang mengungkapkan jika Rista
–sapaan Frista Fransiska—
sering berganti pacar. Ada
sekitar empat nama remaja pria
yang selama ini dikenal dengan
gadis asal Dusun Sejeruk Desa
Kauman itu. Empat-empatnya
juga sudah diperiksa di ruang
penyidik Sat Reskrim Polres
Ponorogo. ‘’Mereka teman dekat
atau bisa dikatakan pacar
korban,’’ terang Kapolres
Ponorogo AKBP Iwan Kurniawan
melalui Kasat Reskrim AKP
Misrun, kemarin (16/7).
Dia sempat menyebut nama
Roni, 20, warga Sampung yang
sering chatting dengan Rista
lewat facebook. Juga ada nama
Faris, asal Jetis, dan Muksin alias
Bojes, warga Sukorejo yang
sering menjalin komunikasi
dengan korban melalui
BlackBerry. Bojes kemarin masih
menjalani pemeriksaan intensif
lantaran didapati paling intensif
berkomunikasi sebelum korban
tewas. ‘’Semua terperiksa masih
berstatus saksi, belum ada yang
mengarah tersangka,’’ tegas
Misrun.
Kebiasaan Rista yang senang
gonta-ganti pacar diungkapkan
Wajiha, 17, teman satu kelasnya.
Wajiha kerap menjadi tempat
curhat Rista karena sama-sama
perempuan. Apalagi, keduanya
pernah praktik kerja di Madiun
pada April hingga Juni lalu. Saat
itu, Rista sering bercerita
tentang pacar dan sejumlah
mantan pacarnya. Rista juga
berterus terang pernah
melakukan hubungan badan
dengan salah seorang pacarnya.
‘’Hubungan keduanya sudah
terlalu jauh,’’ ujar Wajiha kepada
Jawa Pos Radar Ponorogo.
Wajiha juga menerangkan
bahwa Rista mengaku sedang
hamil dua bulan dan ingin
menggugurkan kandungannya
dengan minum pil. Gadis itu
sering terlihat lesu dan ngantuk
saat siang. ‘’Tapi tidak cerita
siapa yang menghamili,’’
katanya.
Sementara itu, Mukhammad
Mukhsin alias Bojes kepada Jawa
Pos Radar Ponorogo
membenarkan memiliki
hubungan khusus dengan Rista.
Bojes mengaku kenal dengan
korban via BlackBerry. Setelah
berkenalan sekitar sebulan,
keduanya langsung berpacaran.
Bojes juga mengaku sering
menjemput Rista di rumahnya
untuk diajak jalan-jalan. Saat
korban praktik kerja di Madiun,
Bojes juga sering mengajaknya
ke Sarangan. ‘’Kami memang
pernah melakukan hubungan
badan,’’ akunya. Namun, Bojes
menolak jika sudah menghamili
korban. Saat pacaran, dia sudah
melihat perut Rista membuncit.
Ketika ditanya, Rista berdalih
kegemukan hingga perutnya
besar. ‘’Saya pernah membaca
SMS di HP Rista, isinya meminta
agar kandungannya digugurkan.
Tapi dia diam saja ketika saya
tanya siapa pengirim SMS itu’’
pungkas Bojes.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s