Tips danTrik berkendara dengan Motocross

Standar

image

Untuk melakukan
petualangan dengan
motocross ada hal –
hal yang perlu di
perhatikan agar
petualangan anda
menyenangkan. Apa saja hal – hal yang perlu di
perhatikan dalam mengendarai kendaraan
motocross. Kita coba ulas satu persatu, mungkin
ada yang ketinggalan mohon di maafin
ya,………..
1. Perlengkapan rider
Sebagaimana telah saya tulis lengkap pada
postingan sebelumya. Perlengkapan rider
motocross sangatlah vital. Coba anda baca
kembali postingan berjudul Perlengkapan rider
motocross dan untuk tambahan anda bisa
membawa ban dalam cadangan dan tempat
minum untuk di perjalanan.
2. Posisi setang
Setang sebaiknya di tambah raiser agar lebih
tinggi. Ini membantu kita pada saat menempuh
jalanan keriting dan harus memaksa kita pada
posisi berdiri. Usahakan posisi setang lurus dan
horisontal, posisi ini akan membuat lengan siku
kita mengangkang sehingga membuat pegangan
lebih mantap.
Usahakan posisi handel rem dan kopling
menghadap agak ke bawah, ini memudahkan
pengoperasian pada saat berdiri.
3. Genggaman tangan
Setang harus di genggam dengan kuat,
posisikan jari kita dengan benar. Jari kelingking,
jari manis dan ibu jari bertugas menggenggam
setang. Sedangkang jari tengah dan telunjuk
bertugas menarik rem dan tuas kopling.
4. Bobot tubuh
Ketika duduk umumnya bobot tubuh kita dari
pinggul keatas akan bertumpu pada tulang
belakang. Posisi ini selain membahayakan
kesehatan juga membuat tubuh cepat letih.
Posisi yang benar bobot tubuh terbagi di kedua
belah tangan, juga memposisikan tubuh agak
bungkuk ke depan dan kedua tangan agak
sedikit menekuk alias gaya sombong. Kepala
tegak dengan pandangan jauh ke depan dan kaki
menjepit tangki.
5. Menikung
Pndangan mata mengarah jauh ke sudut luar
tikungan. Kecepatan dijaga konstan. Setelah
motor kembalipada posisi normal anda boleh
menambah kecepatan secara perlahan dan
bertahap. Untuk mengimbangi berat tubuh, kaki
anda bisa di turunkan ke arah dalam tikungan.
6. Lintasan berbatu
Jika anda menemui lintasan berbatu, posisikan
tangan agak menekuk agar dapat meredam
guncangan ke tubuh. Berat badan harus di
tumpukan ke roda belakang dan usahakan posisi
berdiri dari pada duduk.
7. Menanjak curam
Posisikan badan berdiri dan condong ke depan.
Pandangan jangan melihat ke ujung tanjakan
karena anda akan kehilangan keseimbangan.
8. Menurun tajam
Posisi ini kebalikan dari menanjak, posisikan
badan agak ke belakang dan duduk di atas jok.
Gunakan gigi rendah sambil sekali – kali
mainkan rem belakang. Dan untuk motor jenis 4
tak, engine brake dapat membantu pengereman.
9. Setel kekerasan shockbreaker
Atur kekerasan shockbreaker dengan berat tubuh
anda dengan memindahkan posisi setelan shock
breaker sesuai dengan berat tubuh anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s