Category Archives: Kumpulan Do’a – Do’a

Doa Ziarah Kubur dan Tata Cara yang benar

Standar
Kata-kata  ziarah  menurut arti bahasanya adalah menengok. Ziarah kubur  artinya menengok kubur. Ziarah ke makam orang tua artinya menengok kemakam orang tua, ziarah ke makam wali artinya menengok ke makam wali, ziarah ke makam pahlawan artinya menengok ke makam pahlawan.
Menurut syariat Agama Islam, ziarah kubur itu bukan hanya sekedar menengok kubur, bukan sekedar menengok kemakam orang tua, bukan sekedar menengok makam wali, bukan hanya sekedar menengok makam pahlawan, bukan pula untuk sekedar tahu dan mengerti dimana seseorang dikuburkan, atau bukan hanya sekedar mengetahui kondisi kuburan atau makam, akan tetapi kedatangan seseorang ke kuburan atau ke makam dengan maksud untuk berziarah adalah mendo’akan kepada yang dikubur atau yang dimakamkan dan mengirim do’a untuknya dengan pahala dari bacaan ayat-ayat Qur’an dan kalimat Thoyibah, seperti bacaan Tahlil, Tahmid, Tasbih, Sholawat dll. Dan perlu diketahui ziarah kubur bukan untuk mintak kepada yang dikubur, melainkan justru kitalah yang mendo’akan dan mengirim pahala dari bacaan-bacaan thoyibah kepada mereka yang telah dikubur.
Dengan demikian, jelaslah bahwa ziarah kubur menurut Syariat Agama Islam adalah termasuk amal perbuatan yang baik.

TATA CARA ZIARAH KE KUBUR

Beberapa petunjuk / adab tata cara berziarah ke kuburan menurut Agama Islam:

  • Harus berwudlu dahulu sebelum berziarah.

  • Setelah sampai di pintu gerbang makam, supaya memberi salam: “Assalamu’alaikum ahladdiyaari minal mu’miniina wa inna insyaa-Allaahu bikum laahiquun nas-alullahalanaa walakumul ‘aafiyata”. Atau dengan salam: “Assalamu’alaikum daara qaumin mu’minin fa-innaa insyaa-Allaahu bikum laahiquun”.

Kesejahteraan semoga bagimu wahai ahli kubur dari orang-orang Mu’min, InsyaAllah kami akan bertemu dengan kamu.

  • Sesampainya di depan makam yang dituju (misalnya kemakam orang tua) kemudian menghadap kearah muka mayat (menghadap kerah timur) sambil mengucap salam khusus ke mayat tersebut, yaitu:

  • Assalamu’alaikum ya ………….. (Sebutkan nama yang diziarahi).

Bacalah ayat-ayat/surat-surat dari Al-Qur’an, seperti membaca  Surat Al-Fatihah, Surat Al-Qadar, Surat Al-Ikhlash, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas, Ayat Kursi,  surat Yasin, dll atau membaca Membaca

· Tasbih: Subhaanalaah (33x) “Maha Suci Allah”

· Tahmid: Alhamdulillaah (33x) “Maha terpuji Allah”

· Takbir: Allaahu Akbar (33x) “Allah Maha Besar”

· Dan Tahlil: La ilaaha illallaahu wahdaahu laa syariikalah, lahul Mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syain Qadiir (1x)

Tidak ada Tuhan selain Allah, sendiri-Nya; tiada sekutu bagi-Nya.Milik-Nya lah kerajaan dan  pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

· Membaca doa berikut ini (3 kali):

Allahumma inni as-aluka bihaqqi Muhammadin wa Ali Muhammad an lâ tu’adzdziba hâdzal may ¬ Yit.

Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini.

·          Rasulullah saw bersabda:
· “Tidak ada seorang pun yang membaca doa tersebut (3 kali) di kuburan seorang mayit, kecuali Allah menjauhkan darinya azab hari kiamat.”
Allahumma jâfil ardha ‘an junûbihim, wa shâ’id ilayka arwâhahum, wa laqqihim minka ridhwânâ, wa Askin ilayhim mir rahmatika mâ tashilu bihi wahdatahum, wa tûnisu bihi wahsyatahum, innaka’ alâ kulli syay-in Qadîr.
Ya Allah, luaskan  kuburan  mereka, menghargai arwah mereka, sampaikan mereka pada ridha-Mu, tenteramkan mereka dengan rahmat-Mu, rahmat yang menghubungkan kesendirian mereka, yang menghibur kesepian mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
  • Dalam melakukan ziarah itu, hendaknya dilakukan dengan penuh rasa hormat dan layanan serta khusyu ‘(tenang).
  • Hendaknya dalam hati ada ingatan bahwa aku pasti akan mengalami seperti dia (mati).
  • Setelah berziarah hendaknya memperbanyak amal-amal kebaikan dan menambah bakti ta’atnya kepada Allah SWT.
  • Hendaknya jangan menduduki nisan kubur dan melintasi diatasnya, karena hal itu termasuk perbuatan Idza ‘(menyakitkan) terhadap mayit dan yang punya kubur, keluarganya.
Peringatan:
Berdo’a yang dimaksud diatas, bukanlah minta kepada kuburan, tetapi mohon kepada Allah SWT. agar yang di Ziarahi dan penghuni seluruh kuburan tersebut selamat dan senang di “sana”, juga berdo’a mohon kepada Allah SWT agar dirinya sendiri kelak dimasukkan ke Sorga.
Hikmah Ziarah kubur
Praktek ziarah kubur ini memiliki tujuan dan hikmatnya tersendiri, diantaranya:
  • Sehingga dicintai oleh Allah Subhanahu Wataala dengan alasan mengikuti Sunnah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.
  • Berziarah ini juga akan menerbitkan perasaan insaf dan taubat di dalam hati tentang menghadapi hari kematian, alam kubur dan alam akhirat, yaitu dengan muhasabah diri, apakah praktek kita sudah cukup untuk dijadikan bekal di dalam alam barzakh dan alam akhirat.
  • Selain itu, berziarah kubur juga jika dipahami dan dihayati tujuannya, akan mengingatkan kepada kita asal usul kejadian kita yang berasal dari tanah dan ke tanah juga kita akan dikembalikan. Dengan penghayatan tersebut, insya-Allah akan menggamit rasa hati dan kesedihan serta dapat melunakkan kekerasan hati, yang akan melahirkan kesadaran untuk melakukan segala suruhan Allah Subhanahu Wataala dan menjauhi segala larangan-Nya.
  • Ziarah kubur juga bertujuan berlaku ihsan terhadap penghuni kubur, lebih-lebih lagi kepada roh kedua ibu dan bapak kita dan menggembirakan mereka dengan memberi salam, memohon doa agar dilimpahi dengan rahmat, pengampunan dan keafiatan dari Allah SWT. Perlu diketahui bahwa permohonan doa anak yang saleh itu, yang selalu mendoakan kedua orang tua mereka yang telah meninggal dunia akan diterima oleh Allah Subhanahu Wataala serta ditulis oleh Allah Subhanahu Wataala sebagai anak yang taat kepada orang tuanya.
  • Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim maksudnya: “Dari Abi Hurairah radiallahuanhu, bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: Apabila seseorang manusia itu mati, akan terputuslah darinya segala amalannya kecuali tiga hal: Sedekah yang berkelanjutan manfaatnya, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak yang shaleh yang mendoakan baginya.”

Sejarah Islam dan Perkembangan Islam Lengkap Sejarah Islam dan Perkembangan Islam Lengkap

Standar

Sejarah Islam dan perkembangan Islam semenjak jaman nabi sampai sekarang ini telah mengalami perkembangan pesat. Agar tidak melebar, maka pembatasan tentang sejarah Islam disini yaitu membahas perkembangan ajaran agama Islam melalui fase perkembangan dan peralihan kekuasaan.

Seperti yang dikutip dari wikipedia , Sejarah Islam adalah sejarah agama Islam mulai turunnya wahyu pertama pada tahun 622 yang diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu Muhammad bin Abdullah di Gua Hira, Arab Saudi sampai dengan sekarang.

Nabi Muhammad adalah nabi akhir zaman setelah beliau wafat, maka pemetaan transisi kekuasaan dan perkembangan agama islam selanjutnya masuk masa Khalifa dan masa sesudahnya. Berikut ini adalah Perkembanganya:

Masa Khulafaur Rasyidin
632 M – Nabi Muhammad wafat dan sahabat nabi Abu Bakar diangkat menjadi khalifah.Sementara Usamah bin Zaid memimpin ekspedisi ke Syria. Pada ekspedisi tersebut terjadi perang terhadap orang yang murtad kaum Bani Tamim dan Musailamah al-Kadzab.
633 M – Pengumpulan Al Quran dimulai.
634 M – Abu Bakar wafat dan Umar bin Khatab diangkat sebagai khalifah berikutnya.Beliau berhasil menaklukan Damaskus.
636 M – Perang terjadi di Ajnadin terhadap tentara Romawi dan Suriah, Mesopotamia, dan Palestina berhasil ditaklukkan. Perang dan takluknya Kadisia atas tentara Persia.
638 M – Penaklukan Yerusalem oleh tentara Islam. Peperangan dan penkalukan Jalula atas Persia.
639 M – Penaklukan Madain, pemerintah Persia.
640 M – Kerajaan Islam Madinah mulai membuat mata uang Islam. Waktu itu juga tentara Islam megepung dan menaklukan kota Alfarma, Mesir.
641 M – Penaklukan Mesir oleh tentara Islam.
642 M – Takluknya Nahawand, pemerintah Persia dan Penaklukan Persia secara keseluruhan.
644 M – Umar bin Khatab wafat syahid akibat dibunuh. Selanjutnya Utsman bin Affan di angkat menjadi khalifah.
645 M – Penaklukan Siprus.
646 M – Penyerangan Byzantium di kota Iskandariyah Mesir.
647 M – Angkatan Tentara Laut Islam didirikan dan dipimpin oleh Muawiyah Abu Sufyan. Perang di laut melawan angkatan laut Byzantium.
648 M – Pemberontakan menentang pemerintahan Utsman bin Affan.
656 M – Utsman mati akibat dibunuh. Ali bin Abi Talib dilantik menjadi khalifah.Terjadinya Perang Jamal.
657 M – Ali bin Abi Thalib memindahkan pusat pemerintahan dari Madinah ke Kufah.Perang Siffin meletus.
659 M – Ali bin Abi Thalib menyerang kembali Hijaz dan Yaman dari Muawiyah.Muawiyah menyatakan dirinya sebagai khalifah Damaskus.
661 M – Ali bin Abi Thalib mati dibunuh. Pemerintahan Khulafaur Rasyidin berakhir.Hasan (Cucu Nabi Muhammad) kemudian diangkat sebagai Khalifah ke-5 Umat Islam menggantikan Ali bin Abi Thalib.
661 M – Setelah sekitar 6 bulan Khalifah Hasan memerintah, 2 kelompok besar pasukan Islam yaitu Pasukan Khalifah Hasan di Kufah dan pasukan Muawiyah di Damaskus telah siap untuk memulai suatu pertempuran besar. Ketika pertempuran akan pecah, Muawiyah kemudian menawarkan rencana perdamaian kepada Khalifah Hasan yang kemudian dengan pertimbangan persatuan Umat Islam, rencana perdamaian Muawiyah ini diterima secara bersyarat oleh Khalifah Hasan dan kekhalifahan diserahkan oleh Khalifah Hasan kepada Muawiyah. Tahun itu kemudian dikenal dengan nama Tahun Perdamaian / Persatuan Umat (Aam Jamaah) dalam sejarah umat Islam. Sejak saat itu Muawiyah menjadi Khalifah Umat Islam yang kemudian dilanjutkan dengan sistem Pemerintahan Islam yang pertama yaitu pergantian pemimpin (Raja Islam) yang dilakukan secara turun temurun (Daulah Umayyah) dari Daulah Umayyah ini kemudian berlanjut ke Kerajaan-Kerajaan Islam selanjutnya seperti Daulah Abbasiyah, Fatimiyyah , Usmaniyah dan lain-lain.

Masa Kerajaan Bani Umayyah
661 M – Muawiyah menjadi khalifah dan mndirikan Kerajaan Bani Umayyah.
669 M – Persiapan perang melawan Konstantinopel
670 M – Penaklukan Kabul.
677 M – Penyerangan Konstantinopel yang pertama namun gagal.
679 M – Penyerangan Konstantinopel yang kedua namun gagal karena Muawiyah meninggal di tahun 680.
680 M – Kematian Muawiyah. Yazid I naik tahta. Peristiwa pembunuhan Imam Hussein.
685 M – Khalifah Abdul Malik menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara.
700 M – Tentara Islam melawan kaum Barbar di Afrika Utara.
711 M – Penaklukan Spanyol, Sind, dan Transoxiana.
712 M – Tentara Bani Ummayyah ke Spanyol , Sind, dan Transoxiana.
713 M – Penaklukan Multan.
716 M – Serangan ke Konstantinopel.
717 M – Umar bin Abdul Aziz menjadi khalifah. Pembaharuan yang hebat dijalankan.
725 M – Tentara Islam melawan Nimes di Perancis.
749 M – Kekalahan tentara Ummayyah di Kufah, Irak ditangan tentara Abbasiyyah.
750 M – Damaskus ditaklukkan oleh tentara Abbasiyyah. Runtuhnya Kerajaan Bani Umayyah.

 

Masa Kerajaan Bani Abbasiyyah
752 M – Berdirinya Kerajaan Bani Abbasiyyah.
755 M – Pemberontakan Abdullah bin Ali. Pembunuhan Abu Muslim.
756 M – Abd ar-Rahman I mendirikan Kerajaan Bani Umayyah di Spanyol.
763 M – Pendirian kota Baghdad. Kekalahan tentara Abbasiyyah di Spanyol.
786 M – Harun al-Rasyid menjadi Khalifah.
792 M – Penyerangan selatan Perancis.
800 M – Aljabar diciptakan oleh Al-Khawarizmi.
805 M – Turnamen atas Byzantium. Penyerangan Pulau Rhodes dan Siprus.
809 M – Kematian Harun al-Rasyid. Al-Amin diangkat menjadi khalifah.
814 M – Perang saudara antara Al-Amin dan Al-Ma’mun. Al-Amin terbunuh dan Al-Ma’mun menjadi khalifah.
1000 M – Masjid Besar Cordoba siap dibangun.
1005 M – Multan dan Ghur ditaklukkan.
1055 M – Baghdad diserang oleh tentara Turki Seljuk. Pemerintahan Abbasiyyah-Seljuk dimulai, yang berdiri sampai tahun 1258 ketika tentara Mongol menghancurkan Baghdad.
1085 M – Tentara Kristen menyerang Toledo (di Spanyol).
1091 M – Bangsa Norman menyerang Sicilia, pemerintahan Islam di sana berakhir.
1095 M – Perang Salib pertama dimulai .
1099 M – Tentara Salib menaklukkan Yerusalem. Mereka membunuh semua penduduknya.
1144 M – Nuruddin Zengi menaklukkan Edessa dari tentara Kristen. Perang Salib kedua terjadi.
1187 M – Salahuddin Al-Ayubbi menaklukkan Yerusalem dari tentara Salib. Perang Salib ketiga terjadi.
1194 M – Tentara Muslim menaklukkan Delhi, India.
1236 M – Tentara Kristen menaklukkan Cordoba (di Spanyol).
1258 M – Tentara Mongol menyerang dan menghancurkan Baghdad. Ribuan penduduk terbunuh. Runtuhnya Baghdad. Tamatnya pemerintahan Kerajaan Bani Abbasiyyah-Seljuk.
1260 M – Kebangkitan Islam. Kerajaan Bani Mamluk di Mesir (merupakan pertahanan Islam yang ketiga terakhir setelah Makkah & Madinah) pimpinan Sultan Saifuddin Muzaffar Al-Qutuz menewaskan tentara Mongol di dalam pertempuran di Ain Jalut.

Masa Kerajaan Turki Utsmani
1243 M – Bangsa Turki yang hidup secara nomaden menetap secara permanen di Asia Kecil.
1299 M – Sebuah wilayah pemerintahan kecil Turki di bawah Turki Seljuk didirikan di barat Anatolia.
1301 M – Osman I menyatakan dirinya sebagai sultan. Berdirinya Kerajaan Turki Usmani.
1345 M – Turki Seljuk menyeberangi Selat Bosporus.
1389 M – Tentara Utsmani menewaskan tentara Serbia di Kosovo.
1402 M – Timurlane, Raja Tartar (Mongol) menggagalkan tentara Ottoman di Ankara.
1451 M – Sultan Muhammad al-Fatih menjadi pemerintah.
1453 M – Konstantinopel ditaklukkan oleh tentara Islam pimpinan Sultan Muhammad al-Fatih. Berakhirnya Kerajaan Byzantium.
1520 M – Sultan Sulaiman al-Qanuni dilantik menjadi sultan.
1526 M – Perang Mohács
1529 M – Serangan dan kepungan ke atas Vienna.
1571 M – Perang Lepanto terjadi.
1641 M – Pemerintahan Sultan Muhammad IV
1683 M – Serangan dan kepungan ke atas Vienna untuk yang kedua kalinya.
1687 M – Sultan Muhammad IV meninggal dunia.
1703 M – Pembaharuan kebudayaan di bawah Sultan Ahmed III.
1774 M – Perjanjian Kucuk Kaynarca.
1792 M – Perjanjian Jassy.
1793 M – Sultan Selim III mengumumkan ” Administrasi Baru “.
1798 M – Napoleon mencoba untuk menaklukkan Mesir.
1804 M – Pemberontakan dan kebangkitan bangsa Serbia pertama.
1815 M – Pemberontakan dan kebangkitan bangsa Serbia kedua.
1822 M – Permulaan perang kemerdekaan Yunani.
1826 M – Pembunuhan massal tentara elit Janissari. Kekalahan tentara laut Ottoman di Navarino.
1829 M – Perjanjian Adrianople.
1830 M – Berakhirnya perang kemerdekaan Yunani.
1841 M – Konvensi Selat.
1853 M – Dimulainya Perang Krimea.
1856 M – Berakhirnya Perang Krimea.
1878 M – Kongres Berlin. Serbia dan Montenegro diberi kemerdekaan. Bulgaria berwenang otonomi.
1912 M – Perang Balkan pertama.
1913 M – Perang Balkan kedua.
1914 M – Pemerintah Turki Utsmani memasuki Perang Dunia I sebagai sekutu kuasa tengah.
1919 M – Mustafa Kemal Atatürk mendarat di Samsun.
1923 M – Sistem kesultanan dihapus . Turki menyatakan sebagai sebuah Republik.
1924 M – Khalifah dihapus. Berakhirnya pemerintahan Kerajaan Turki Utsmani.

Itulah masa perkembangan Islam mulai jaman nabi sampai dengan masa khalifa. Namun terakhir kali pada tahun 1924 berakhirnya masa Turki Utsmani, berakhir pula ke-Khalifaan. Semoga bisa memberikan manfaat. source: id.wikipedia.org / wiki / Sejarah_Islam

Kumpulan Do’a – Do’a

Standar

 

Ya Allah tentramkanlah antara kedua mempelai ini sebagaimana Engkau telah
Menentramkan antara Nabi Adam dan Hawa, Yusuf dan Zulaikha,
junjungan kami Nabi Muhammad SAW dan Khadijah Al-Kubro.
Ya Allah panjangkanlah umur kami,
terangilah hati kami, bagusilah iman kami, bagusilah amal perbuatan kami,
dekatkanlah kami menuju kebaikan, jauhkanlah kami dari keburukan,
kabulkanlah hajat kami yang mendapatkan
Ridho-Mu dan kebajikan.
Semoga Allah SWT  melimpahkan Sholawat dan salam atas junjungan
Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat.
Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya
memberkahi mereka berdua dan kiranya Allah meningkatkan kualitas
keturunan mereka menjadikannya pembuka pintu rahmat sumber ilmu
serta pemberi rasa aman bagi umat.
Do’a Nabi Muhammad SAW pada pernikahan Putrinya
Fatimah Azzahra dengan Ali bin Abi Tholib
Ya Allah, dalam ketundukan dan kepasrahan, kami memohon, dalam
kecemasan dan ketidakberdayaan kami berharap, seandainya apa
yang kami lakukan ini baik agamaMu, dunia dan akhirat
kami, jadikanlah pernikahan kami sebagai langkah awal kami
untuk meniti jalanMu yang lurus dengan niat hati yang tulus
bahwa pernikahan sebagian dari sunnah RasulMu
ya Rabbi, kuatkanlah kami untuk selalu memanjatkan do’a
serta senantiasa berdzikir kepadaMu. Ya Robbana, Engkaulah yang
mengetahui betapa hati kami menginginkan kekalnya ikatan ini.
Ya Rohim, padukanlah cinta kami, hiasilah dengan cahaya
RobbaniMu yang takkan pernah pudar. Ya Rohman, jadikanlah
rumah tangga kami penuh kasih sayang dan kuat
kepadaMu sebagaimana rumah tangga RasulMu.
Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, Dia menciptakan
untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya merasa tenteram kepada-Nya.
Dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih saying Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi kaum yang berfikir.
(Q.S. Ar-Rum : 21)
“Do’a Cinta Sang Pengantin”
Ya Allah ….
Andai Kau berkenan limpahkanlah kepada
kami cinta yang kau jadikan pengikat rindu
Rasulullah & Khadijah Al Kubro, yang kau jadikan
mata air kasih sayang Iman Ali & Fatimah Az Zahra
yang kau jadikan penghias keluarga Nabi Mu yang suci.
Ya Allah andai semua itu tak layak bagi kami,
cukuplah permohonan kami dengan Ridho Mu.
Jadikanlah kami sebagai suami istri yang paling
mencintai dikala dekat, saling menjaga kehormatan
dikala duka, saling mengingatkan dikala bahagia,
saling mendo’akan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah sempurnakanlah kebahagiaan kami dengan
menjadikan perkawinan kami ini sebagai
ibadah kepada Mu dan bukti pengikutan dan
cinta kami kepada Sunnah Rasul Mu
DO’A ROBITHOH
“Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa
hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta-Mu,
telah berjumpa dalam taat pada-Mu, telah bersatu dalam
da’wah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu,
kokohkanlah, Ya Allah, ikatannya, kekalkanlah cintanya
Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini
dengan nur cahayamu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan
limpahan keimanan kepada-Mu
dan keindahan bertawakal kepadamu
Nyalakanlah hati kami dengan ma’rifat padamu
Matikanlah dalam syahid dijalan-Mu. Sesungguhnya
Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong
Ya Allah Aamiin …
Ya Allah… tenteramkanlah antara
kedua mempelai ini sebagaimana
Engkau telah menentramkan antara
nabi Adam dan Hawa, Yusuf dan
Zulaikha, junjungan kami
Nabi Muhammad dan Khadijah Al Kubra,
Ya Allah panjangkanlah umur
kami terangi hati kami, teguhkanlah
iman kami, bagusilah amal perbuatan
kami, lapangkanlah rizki kami,
kabulkanlah hajat kami dengan
mendapat Ridho-Mu dan kebajikan.
Semoga Allah melimpahkan Shalawat
serta salam atas junjungan kami
Nabi Muhammad SAW keluarga
dan para sahabatnya.
(Doa Walimatul Uruusy)
Ya Allah, berikanlah
kesempatan kepada kami untuk
bersyukur kepada-Mu atas nikmat
dan karunia yang telah Engkau
curahkan kepada kami dan kedua
orang tua kami,
baguskanlah dan ridhokanlah
apa yang telah kami kerjakan
Ya Allah … baguskanlah keturunan
keturunan yang bakal lahir dari kami.
Sesungguhnya kami memohon
ampunan dan berserah diri
kepada-Mu.
(Qs. Al-Ahqof : 15)